Monumen Tanjung Puri alias Tugu Obor, Api Abadi dari Tabalong

Penulis :Yudi Febrianda dan Firman Yusi
Fotografer : Yudi Febrianda


Terletak di perempatan jalan keberadaan tugu ini sangat strategis dan mencolok sekali. Jika datang dari arah selatan, yaitu dari arah Banjarmasin atau jika dari arah Timur, yaitu dari Kaltim ketika memasuki kota Tanjung perhatian pertama pasti akan terkesima dengan sosok kokoh nan berapi-berapi ini. Popular dengan nama Tugu Obor karena terdapat api abadi dipuncaknya. Api tersebut selalu hidup walau hujan badai karena berasal dari gas alam yang disalurkan dari explorasi minyak Pertamina. Namun nama tepatnya adalah Monumen Tanjung Puri, dibangun dimasa kepemimpinan Bupati Dandung Suchrowardi (1984 - 1994).


Dirancang oleh wartawan, sastrawan dan sejarawan kelahiran Amuntai (Kab. Hulu Sungai Utara – Kalsel) bernama Yusni Antemas atau dikenal dengan nama pena Anggraini. Bagian dasarnya berbentuk Sasanggan, yaitu peralatan rumah tangga berupa wadah yang bisa menjadi tempat buah atau tempat apa saja. Biasanya terbuat dari kuningan. Melambangkan kesejahteraan dan kecukupan hidup. Ditengahnya ada menara explorasi minyak. Tabalong sejak 1898 dikenal sebagai daerah penghasil minyak

Dipuncak tugu terdapat kelopak bunga melati. Bunga melati adalah bunga yang wangi yang senantiasa melengkapi berbagai kegiatan masyarakat Tabalong dan Banjar pada umumnya, khususnya kegiatan bersifat sakral. Oleh karenanya melati selain menyebarkan keharuman kemana-mana dianggap juga sebagai bunga magis. Sementara api abadi diatasnya melambangkan semangat masyarakatnya untuk terus bekerja berusaha memperbaiki diri dan lingkungan yang senantiasa bergelora.

Dibagian sisi bawah yang berbentuk Sasanggan terdapat tulisan sekaligus nama sebenarnya dari tugu tersebut, yaitu “Monumen Tanjung Puri” dan tiga kalimat motto Banua Saraba Kawa, Kabupaten Tabalong, yaitu: Kawa Baucap (Sanggup Bicara), Kawa Manggawi (Sanggup Mengerjakan) dan Kawa Manyandang (Sanggup Bertanggung Jawab).


Monumen Tanjung Puri alias Tugu Obor saat ini menjelma menjadi maskot landmark Kabupaten Tabalong. Api abadinya yang pantang padam kecuali ketika ada perawatan seakan menyimbolkan energy yang tak pernah habis dan semangat masyarakat Tabalong yang selalu bekerja keras pantang menyerah.


Popular Posts